Senin, 14 Desember 2015

Langkah-langkah yang dilakukan dalam proses booting panas

Langkah-langkah yang dilakukan dalam proses booting panas antara lain adalah :
·       Pastikan komputer masuk pada sistem operasi. Lakukan lah restart pada komputer anda dengan memilih menu yang ada pada OS.
· Ketika komputer belum masuk ke OS, tekan tombol CTRL+ALT+DEL.
· Tekan tombol reset yang ada pada casing PC. Maka proses yang terjadi adalah : “Ketika arus listrik dalam keadaan baik, maka PSU (Power Supply) akan mengirimkan sinyal ke chip-chip motherboard bahwa komputer siap dinyalakan.” Selanjutnya BIOS ROM akan mengluarkan program BOOT, yang kemudian akan dicek dan dilihat oleh Processor untuk tahap selanjutnya.
· Jika ketika proses BOOT terjadi kesalahan maka BIOS akan memberikan kode POST error seperti kode beep atau kode post pada layar. Dan proses akan terhenti sampai masalah terselesaikan.
· BIOS pada VGA card akan mengecek keadaan VGA tersebut dan kemudian mengidentifikasinya.
· BIOS utama akan mencari hardware-hardware yang menggunakan BIOS.
· Start Up. “BIOS akan menampilkan layar start up pada layar monitor.”
· Memory BIOS. “BIOS akan menguji keadaan memori (RAM)”
· Hardware BIOS. “BIOS akan mencari dan menguji hardware-hardware yang tersambung dengan komputer.”
·       PnP (Plug and Play) BIOS. “BIOS akan membaca dan konfigurasi hardware atau perangkat PnP (USB Flash Disk, Printer, USB Keyboard, USB Mouse, dll) secara otomatis.”
·       BIOS Screen Configuration. BIOS akan menampilkan kesimpulan konfigurasi.
· BOOT Drive. “Bios akan mencari drive untuk melakukan boot seperti yang diatur pada boot sequence.”
· BOOT Record. “Setelah proses pencarian drive selesai, BIOS akan mencari frist boot device dalam urutan yang memiliki MBR (Master Boot Record) dalam Harddrive, Floppy, atau CD Drive.”
· Operating System. “BIOS memulai proses boot pada sistem operasi yang ada pada drive.”
· “Jika BIOS tidak menemukan BOOT Table Hardware, maka sistem akan berhenti.”



Tidak ada komentar:

Posting Komentar