Senin, 14 Desember 2015

Fungsi BIOS

Fungsi BIOS tersebut antara lain ialah :

1.        Mengenali semua hardware  PC yang telah terpasang  (selesai di-rakit), seperti Harddisk, CD/DVD-Rom.

2. Mengetahui spesifikasi dari masing-masing hardware PC, seperti kapasitas, dan merk harddisk atau CD/DVD-Rom.

3. Melakukan  pengujian terhadap semua hardware PC  yang terpasang  yang dikenal dengan istilah Power On Self Test.

4. Menentukan perubahan pengaturan  date and time.

5. Menentukan urutan booting yang akan digunakan untuk melakukan proses instalasi system operasi. 

6. Mengeksekusi MBR ( Master Boot record ) yang berada pada sector pertama pada harddisk, yang fungsinya ialah untuk memanggil sistem operasi dan menjalankannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar